Sandiaga Minta Pengertian PKL agar Tertib Jelang Ramadhan

banner 160x600
banner 468x60

Memasuki bulan Ramadhan, Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno bakal dihadapkan dengan menjamurnya pedagang kaki lima (PKL) di sentral-sentral perekonomian di Jakarta. Salah satu strategi penataan yang bakal diterapkan, dengan menggilir mereka bergantian menempati lokasi-lokasi strategis itu.

"Saya bilang mohon kesadaran semua pihak kalau kita ingin menghadirkan keberadilan, kesetaraan kepada semua pedagang," kata Sandiaga di Balai Kota, sebagaimana dilansir kompas.com, Selasa (15/5) malam.

Sandiaga meminta agar para pedagang dan masyarakat mau menerima konsep penataan ini. Prinsipnya, ia ingin para pedagang bisa berjualan, namun tak ingin pejalan kaki dan pengendara direpotkan dengan kesemrawutan. "Alangkah baiknya kalau mereka juga terbuka terhadap konsep penataan ini. Jangan bilang enggak dulu. Kita lihat nanti dan kita coba dalam tryout sistemnya seperti pilot project itu," ujar Sandi.

Sejauh ini, sudah ada dua lokasi yang diusulkan menjadi pilot project. Sandiaga mengatakan pihaknya sudah mengerahkan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdgaangan (KUKMP) serta para Wali Kota untuk mendata PKL.

Kepala Dinas KUKMP Irwandi mengakui memasuki Ramadhan, pedagang musiman dari berbagai lokasi di Jakarta sudah mulai memadati titik strategis seperti Tanah Abang. "Tanah Abang depan stasiun orang lagi booming, sampai Sabtu kemarin mau jalan aja susah enggak gerak. Mereka ini lebih banyak pedagang kambuhan istilahnya," kata Irwandi.

Irwandi mengatakan di bawah Anies-Sandi tak ada lagi cara menata PKL dengan penindakan. Ia mengatakan sejauh ini pihaknya sudah melakukan pendekatan-pendekatan agar mereka bisa tertib. "Jangan sampai terlalu menempati trotoar gila-gilaan, juga pedagang tertib dan menghargai pejalan kaki," ujar dia.

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Sandiaga Minta Pengertian PKL agar Tertib Jelang Ramadhan"