Persija Kalah, Alasan Teco Kurang Pengamalan Internasional

banner 160x600
banner 468x60

Pelatih Persija Jakarta, Stefano "Teco" Cugurra, meminta maaf lantaran gagal mengantarkan timnya melaju ke partai final Piala AFC zona ASEAN setelah disisihkan Home United. Persija kalah 3-6 secara agregat dalam pertandingan semifinal yang digelar dengan format dua laga. Rinciannya, Persija kalah 2-3 di markas Home United, lalu kembali kalah 1-3 di kandang sendiri, Selasa (15/5). "Sekarang, Piala AFC sudah lewat buat Persija. Kami sedih gagal melaju ke babak final" ujar Stefano Cugurra seusai laga.  "Saya minta maaf belum bisa mewujudkan harapan suporter. Persija sudah sangat lama tidak main di level internasional, jadi kami kurang pengalaman" ujarnya, sebagaimana dilansir kompas.com.

Pelatih yang akrab disapa Teco menyebut bahwa Home United mempunyai keuntungan karena lebih berpengalaman bermain di kompetisi antarklub Asia. "Seperti kita ketahui, dari Singapura, itu-itu saja klub yang bermain di level internasional," tuturnya. "Kalau bukan Home United, ya pasti Tampines Rovers yang mewakili Singapura," ucap pelatih asal Brasil itu.

Stefano Cugurra menyebut bahwa timnya masih mengulangi kesalahan yang sama yakni kebobolan gol cepat. Dalam pertandingan kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Persija kebobolan dua gol pada 12 menit pertama dan gagal bangkit mengejar ketertinggalan. "Kami kurang konsentrasi, padahal saya sudah bicara banyak dengan pemain dan meminta mereka agar lebih fokus dan konsentrasi hati-hati," kata Teco. "Namun, di lapangan, dalam sebuah pertandingan sepak bola, semua kesalahan bisa terjadi," ujarnya menambahkan. Kebobolan gol cepat menjadi masalah Persija dalam tiga pertandingan terakhir, dua kali lawan Home United dan sekali versus Madura United. Dalam tiga pertandingan itu pula Persija selalu kalah dan mencatat tiga kekalahan beruntun.  

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Persija Kalah, Alasan Teco Kurang Pengamalan Internasional"